22 Mei 2026
Belajar dari Praktik Pendidikan Berbasis Alam
Palangka Raya – Dalam rangka memperkuat kapasitas tenaga pendidik dan mempersiapkan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, Kepala Sekolah dan Guru SD Alam Bumi Khatulistiwa melaksanakan kegiatan magang di Sekolah Sahabat Alam Palangka Raya selama tiga hari, yaitu pada tanggal 20–22 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk belajar secara langsung dari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Sekolah Sahabat Alam dalam mengelola pendidikan berbasis alam, karakter, dan kebutuhan perkembangan anak.
Selama kegiatan berlangsung, tim mendapatkan pendampingan langsung dari Direktur Sekolah Sahabat Alam, Bapak Dudut Unggi, M.Pd., bersama Ibu Qonita Tajuddin, M.Pd. Melalui sesi observasi, diskusi, refleksi, dan berbagi pengalaman, keduanya memberikan banyak wawasan mengenai filosofi pendidikan sekolah alam, pengelolaan kurikulum, budaya sekolah, hingga strategi membangun sekolah yang berkelanjutan.
Hari Pertama: Mengenal Filosofi dan Budaya Sekolah Alam
Pada hari pertama, tim melakukan observasi lingkungan sekolah dan mempelajari konsep dasar Sekolah Sahabat Alam. Berbagai aspek diamati secara langsung, mulai dari penyambutan peserta didik di pagi hari, tata ruang sekolah yang menyatu dengan alam, hingga budaya positif yang dibangun dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Tim juga memperoleh pemahaman mengenai sejarah berdirinya Sekolah Sahabat Alam, landasan pendidikan yang digunakan, konsep multiple classroom, serta strategi promosi dan kemitraan yang dilakukan untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat.
Salah satu pembelajaran penting yang diperoleh adalah bagaimana sekolah menempatkan alam sebagai ruang belajar utama dan menjadikan kebutuhan perkembangan anak sebagai dasar dalam merancang seluruh kegiatan pembelajaran.
Hari Kedua: Mendalami Kurikulum dan Proses Pembelajaran
Memasuki hari kedua, fokus kegiatan diarahkan pada pembedahan kurikulum dan konsep Spider Web yang menjadi salah satu ciri khas dalam perencanaan pembelajaran Sekolah Sahabat Alam.
Tim mempelajari bagaimana tema dan subtema pembelajaran diintegrasikan dengan berbagai mata pelajaran serta disesuaikan dengan karakteristik lingkungan dan budaya lokal. Pendekatan ini memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang utuh dan bermakna.
Selain itu, peserta magang juga berkesempatan mengamati kegiatan belajar di kelas serta budaya literasi yang diterapkan di perpustakaan sekolah. Berbagai pembiasaan positif, afirmasi yang diberikan guru, dan keterlibatan aktif peserta didik menjadi pengalaman berharga yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan pembelajaran di SD Alam Bumi Khatulistiwa.
Hari Ketiga: Mengamati Morning Activity dan Penguatan Karakter
Pada hari terakhir, tim mengamati secara langsung pelaksanaan morning activity yang menjadi bagian penting dalam rutinitas peserta didik sebelum memulai pembelajaran.
Kegiatan pagi tersebut meliputi jurnal, fonik, dan sholat dhuha yang dirancang untuk membantu peserta didik mempersiapkan diri secara emosional, sosial, dan akademik sebelum memasuki kegiatan belajar.
Tim juga mempelajari berbagai praktik baik lainnya seperti kegiatan snack time, budaya berbagi melalui “Piring Berbagi”, peran kapten kelas dalam melatih kepemimpinan peserta didik, hingga pelaksanaan kelas parenting yang melibatkan orang tua sebagai mitra pendidikan.
Melalui observasi ini, tim semakin memahami bahwa pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui materi pelajaran, tetapi juga melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Membawa Inspirasi untuk SD Alam Bumi Khatulistiwa
Dari rangkaian kegiatan magang ini, terdapat banyak praktik baik yang menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan SD Alam Bumi Khatulistiwa. Beberapa di antaranya adalah penerapan kegiatan pagi yang terstruktur, penguatan budaya literasi, penggunaan media pembelajaran konkret, pembelajaran berbasis pengalaman nyata, serta pengembangan karakter melalui pembiasaan sehari-hari.
Tim juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun komunikasi yang sehat dengan orang tua, menyiapkan lingkungan belajar yang ramah anak, serta menjadikan alam sebagai laboratorium belajar yang tidak terbatas.
Meneguhkan Komitmen Mewujudkan Pendidikan Bermakna
Kegiatan magang ini semakin menguatkan komitmen SD Alam Bumi Khatulistiwa untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan keterampilan hidup, dan tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Sekolah Sahabat Alam Palangka Raya, khususnya kepada Bapak Dudut Unggi, M.Pd. dan Ibu Qonita Tajuddin, M.Pd., atas kesempatan belajar, pendampingan, serta berbagai pengalaman berharga yang telah dibagikan.
Semoga ilmu dan inspirasi yang diperoleh selama kegiatan magang ini dapat menjadi bekal dalam mewujudkan SD Alam Bumi Khatulistiwa sebagai sekolah yang bertumbuh bersama anak, alam, dan masyarakat, sesuai dengan semangat “Tumbuh dan Berdaya dalam Patriotisme”.