18 Juni 2026
Sampit, 18 Juli 2026 – Dalam rangka memperkenalkan kehadiran dan konsep pendidikan yang diusung, SD Alam Bumi Khatulistiwa melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi kepada berbagai instansi daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai 18 Juni hingga 18 Juli 2026, dengan mengunjungi sejumlah instansi di wilayah Kotawaringin Timur.
Kegiatan sosialisasi ini melibatkan tim GTK SD Alam Bumi Khatulistiwa yang secara langsung memperkenalkan sekolah, program pendidikan, konsep pembelajaran, serta berbagai keunggulan yang ditawarkan kepada masyarakat melalui lingkungan instansi pemerintahan.
Sosialisasi dilaksanakan secara bergantian di sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bawaslu, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perikanan, serta beberapa instansi lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Rangkaian sosialisasi tersebut kemudian ditutup pada 18 Juli 2026 di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kotawaringin Timur.
Memperkenalkan Kehadiran Sekolah Alam di Kotawaringin Timur
Kegiatan sosialisasi menjadi salah satu langkah SD Alam Bumi Khatulistiwa untuk memperkenalkan hadirnya alternatif pendidikan baru di Kotawaringin Timur yang mengusung konsep sekolah alam.
Dalam setiap kunjungan, tim GTK menjelaskan bahwa SD Alam Bumi Khatulistiwa tidak hanya menempatkan ruang kelas sebagai tempat belajar. Alam dan lingkungan sekitar juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Anak-anak didorong untuk belajar melalui pengalaman langsung, melakukan eksplorasi, mengamati lingkungan, mencoba berbagai kegiatan, serta menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kehidupan sehari-hari.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik.
Mengenalkan Program dan Kurikulum Sekolah
Selain memperkenalkan konsep sekolah alam, tim GTK juga menyampaikan berbagai program pendidikan yang akan diterapkan di SD Alam Bumi Khatulistiwa.
Pembelajaran dirancang dengan memadukan kurikulum nasional dengan pendekatan pendidikan berbasis alam. Peserta didik tetap memperoleh pembelajaran akademik, namun prosesnya diperkaya dengan kegiatan eksplorasi, proyek, praktik, kegiatan luar ruang, serta life skills.
Sekolah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kemampuan komunikasi dan bahasa Inggris. Penggunaan bahasa Inggris dalam keseharian menjadi salah satu bagian dari upaya sekolah untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri dalam menghadapi lingkungan global.
Selain itu, berbagai kegiatan dirancang untuk mengembangkan kemandirian, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta karakter anak.
Belajar dari Lingkungan dan Kehidupan Nyata
Salah satu hal yang menjadi bagian penting dalam sosialisasi adalah bagaimana lingkungan dapat menjadi sumber belajar bagi anak.
Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa sosialisasi dilakukan ke berbagai instansi dengan bidang yang beragam. Kehadiran Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perikanan, hingga instansi lainnya memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan yang dapat menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman bagi peserta didik.
Melalui pendekatan pendidikan berbasis pengalaman, anak dapat mengenal lebih dekat berbagai profesi, lingkungan, masyarakat, serta persoalan yang ada di sekitarnya.
Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak untuk memahami bagaimana ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan nyata.
Menanamkan Karakter dan Kecintaan terhadap Lingkungan
Dalam setiap sosialisasi, tim GTK juga memperkenalkan nilai-nilai yang menjadi bagian dari pendidikan di SD Alam Bumi Khatulistiwa.
Sekolah berkomitmen untuk membangun peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta kecintaan terhadap tanah air dan budaya.
Konsep sekolah alam menjadi salah satu pendekatan untuk membantu anak membangun hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan. Anak diajak untuk mengenal, mengamati, menjaga, dan menghargai alam melalui berbagai pengalaman belajar.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang dibawa anak dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Silaturahmi dan Kolaborasi dengan Instansi Daerah
Selain sebagai kegiatan pengenalan sekolah, rangkaian sosialisasi ini juga menjadi kesempatan bagi tim GTK SD Alam Bumi Khatulistiwa untuk membangun komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai instansi di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Setiap instansi memiliki peran dan bidang yang berbeda dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, sekolah memandang penting untuk membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan.
Kolaborasi antara sekolah dan berbagai pihak di lingkungan masyarakat diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar yang nyata di kemudian hari.
Bagi SD Alam Bumi Khatulistiwa, pendidikan merupakan proses yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan berbagai lembaga dapat menjadi bagian dari lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
Sosialisasi Ditutup di Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur
Setelah dilaksanakan secara bertahap selama kurang lebih satu bulan, rangkaian sosialisasi pengenalan SD Alam Bumi Khatulistiwa ditutup pada 18 Juli 2026 di Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kegiatan penutup tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan tim GTK dalam memperkenalkan sekolah kepada berbagai instansi daerah sekaligus menyampaikan semangat pendidikan yang ingin dibangun oleh SD Alam Bumi Khatulistiwa.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, tim GTK berkesempatan menyampaikan informasi mengenai sekolah, mulai dari konsep pendidikan berbasis alam, kurikulum, program pembelajaran, pengembangan karakter, life skills, hingga berbagai aktivitas yang akan menjadi bagian dari pengalaman peserta didik.
Langkah Awal Membangun Pendidikan Bersama Masyarakat
Rangkaian sosialisasi ke berbagai instansi daerah menjadi salah satu langkah awal SD Alam Bumi Khatulistiwa dalam membangun kehadiran sekolah di tengah masyarakat Kotawaringin Timur.
Sekolah berharap kehadiran SD Alam Bumi Khatulistiwa dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan yang memberikan ruang bagi anak untuk belajar secara aktif, kreatif, mandiri, dan dekat dengan alam.
Melalui pendidikan yang memadukan akademik, karakter, kecintaan terhadap alam, keterampilan hidup, kreativitas, serta kemampuan berbahasa Inggris, SD Alam Bumi Khatulistiwa berkomitmen untuk mendampingi anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berdaya, peduli, dan memiliki karakter kuat.
Rangkaian kegiatan sosialisasi ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam lingkungan sekolah. Masyarakat dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari ruang belajar yang dapat memperkaya pengalaman serta membentuk karakter anak.
SD Alam Bumi Khatulistiwa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh dan berkembangnya generasi masa depan Kotawaringin Timur.
“Tumbuh dan Berdaya dalam Patriotisme.”